Sebut Dana Sumbangan Akidi Tio Rp2 Triliun Tidak Masuk Akal, Jusuf Kalla: Hentikan Saja!

- 4 Agustus 2021, 16:15 WIB
Jusuf Kalla memberikan tanggapan soal sumbangan Rp2 triliun Akidi Tio.
Jusuf Kalla memberikan tanggapan soal sumbangan Rp2 triliun Akidi Tio. /Instagram.com/@jusufkalla

PR BOGOR - Belakangan ini, dana sumbangan Rp2 triliun dari pengusaha Akidi Tio masih ramai diperbincangkan di jagad maya.

Kabat tersebut mulai mencuat, sejak salah seorang anak Akidi Tio, yang bernama Heryanti, di undang (versi polisi-red) ke Mapolda Sematera Selatan (Sumsel), pada Senin 2 Agustus 2021 kemarin.

Memang sebelumnya, publik sempat dihebohkan tentang dana bantuan Rp2 triliun dari Akidi Tio, yang disebut pengusaha sukses asal Aceh.

Baca Juga: Kumpulan Link Twibbon HUT Jalasenastri 2021 untuk Peringatan ke-75 Tahun

Dana tersebut dikabarkan untuk penanganan pandemi Covid-19 di Sumsel. Bahkan penyerahan secara simbol pun telah di lakukan oleh Heryanti pada Senin 26 Juli 2021 lalu.

Namun ternyata, hingga saat ini dana tersebut tidak kunjung cair. Publik pun ramai mengatakan bahwa itu sumbangan tersbut bohong, dan belangkangan trend disebut 'Prank'.

Menanggapi hal tersebut, Mantan Wakil Presiden RI Jusuf Kalla (JK) menilai sumbangan Rp2 triliun dari keluarga Akidi Tio tidak masuk akal. Ia pun meminta agar kasus tersebut tidak diperpanjang.

"Saya kira ini tidak usah diperpanjang, hentikan saja," ujar Jusuf Kalla, saat diwawancarai di acara Catatan Demokrasi 'Hoaks menyerang, siapa kena prank?'.

Baca Juga: Link Nonton You Are My Glory Episode 17 Sub Indo, Spoiler: Yu Tu Akhirnya Menyadari Perasaannya

"Tidak masuk akal. Seperti yang saya katakan, kalau ada yang menyumbang Rp2 triliun, setidaknya punya uang Rp10 triliun. Tidak mungkin seluruh hartanya disumbangkan," lanjut JK.

Jusuf Kalla menjelaskan bahwa ini semua hanyalah masalah akal sehat, karena mempercayai penipu.

Lebih lanjut, ia lantas menceritakan kisah lamanya, terkait isu ditemukan emas yang bisa membayar seluruh utang Republik Indonesia.

Jusuf Kalla pun kemudian memanggil pihak menteri yang bersangkutan dan bertanya mengenai utang Indonesia.

Baca Juga: 4 Lagu K-Pop Ini Ternyata Mengguanakan Bahasa Isyarat dalam Penampilan, Satu di Antaranya dari BTS

"Saya tanya, tahu tidak jumlah utang kita? Waktu itu Rp1.500 triliun. Berapa ton emas itu?" kata Jusuf Kalla.
Oleh karena itu, Jusuf Kalla menilai isu tersebut tidaklah benar. Sebab, mustahil ada ladang emas sekitar 6000 ton.

Jusuf Kalla meminta sekali lagi agar kasus ini diberhentikan saja dan tidak lagi dipermasalahkan lebih jauh.

Sebelumnya, masyarakat Indonesia dihebohkan dengan berita soal keluarga Akidi Tio yang menyumbang Rp2 triliun untuk membantu penanganan Covid-19 di Sumatera Selatan (Sumsel).

Baca Juga: Ramalan Zodiak Leo Besok, Kamis 5 Agustus 2021: Kamu Akan Menerima Bantuan dari Orang yang Tak Terduga

Salah satu dokter keluarga Akidi Tio, Prof.DR.dr Hardi Darmawan saat berbincang dengan presenter senior Helmy Yahya menyebut jika mendiang Akidi Tiosangat dermawan sejak dulu.

Dalam perbincangannya, Hardi mengatakan jika Akidi Tio merupakan pengusaha alsa Aceh.***

Editor: Bayu Nurullah

Sumber: YouTube


Tags

Artikel Pilihan

Terkait

Terkini

Terpopuler

Kabar Daerah