Capres Amerika Serikat 2024 Jill Stein Desak PBB Usut Genosida Penjajah Israel di Gaza

- 11 November 2023, 13:30 WIB
Capres Amerika Serikat 2024 dari Partai Hijau, Jill Stein mendesak PBB untuk mengusut genosida yang dilakukan penjajah Israel di Gaza.
Capres Amerika Serikat 2024 dari Partai Hijau, Jill Stein mendesak PBB untuk mengusut genosida yang dilakukan penjajah Israel di Gaza. /Foto: Anadolu Agency

PEMBRITA BOGOR - Jill Stein, yang baru-baru ini mengumumkan pencalonannya sebagai capres Amerika Serikat 2024 dari Partai Hijau, menyoroti perlunya penyelidikan genosida penjajah Israel di Gaza. Sebab, dalam sebuah video pernyataan, Stein meminta investigasi terhadap Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu serta peran Presiden Joe Biden dan pemimpin AS lainnya dalam dukungan mereka.

Stein dengan tegas menyatakan, "Kami meminta penyelidikan atas kejahatan perang rezim Netanyahu serta peran Biden dan pemimpin AS lainnya dalam membantu dan bersekongkol dengan mereka."

Ia menyoroti keterlibatan Presiden Biden dan pemimpin bipartisan sebagai mitra penuh dalam tindakan yang dianggapnya sebagai kejahatan.

Baca Juga: Presiden Jokowi Sampaikan Belasungkawa untuk Korban Gempa di Maroko

Menyoroti situasi di Gaza, Stein menggambarkan kejahatan perang Netanyahu sebagai suatu bentuk genosida.

"Kejahatan perang yang dilakukan oleh Netanyahu terhadap warga Palestina… telah mencapai proporsi genosida dimana warga Palestina tidak diberi makanan, air, dan listrik," kata Stein. Ia menekankan perlunya segera menghentikan kejahatan perang tersebut.

Capres Jill Stein Desak AS Beri Bantuan Kemanusiaan untuk Palestina

Dalam konteks ini, Stein mengeluarkan seruan untuk gencatan senjata, mengakhiri blokade Israel, serta menyediakan bantuan kemanusiaan dan medis.

Baca Juga: Ganjar Pranowo Berharap Ketua MK Baru Suhartoyo Bisa Jaga Marwah Lembaga

Ia juga menekankan pembebasan para sandera dan tahanan politik, bersama dengan akhir pendudukan dan apartheid. Menurutnya, langkah-langkah ini adalah kunci menuju perdamaian dan keamanan bagi semua pihak.

Dalam pemilihan presiden 2016, Stein mencalonkan diri sebagai kandidat dari Partai Hijau melawan Hillary Clinton dan Donald Trump, berhasil meraih 1,4 juta suara.

Kini, dengan kembali ke panggung politik, Stein memperkuat pendiriannya terhadap isu keamanan di Timur Tengah. Termasuk soal kemerdekaan Palestina.***

Editor: Muhammad Rizky Suryana

Sumber: Anadolu


Tags

Artikel Pilihan

Terkait

Terkini

Terpopuler

Kabar Daerah