Mirisnya! Tapat di Hari Sumpah Pemuda Ini, KPK Ungkap Para Koruptor Ternyata Masih Banyak Usia Muda

28 Oktober 2020, 17:20 WIB
Gedung KPK. /Dok / Kpk.go.id

PR BOGOR - Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Lili Pintauli Siregar menyoroti banyaknya koruptor yang masih berusia muda.

Sikap ini disampaikan Lili Pintauli sebagai refleksi tepat jatuhnya Hari Sumpah Pemuda 2020, Selasa Oktober 2020, hari ini.

Peringatan Hari Sumpah Pemuda 2020 ini harus menjadi refleksi untuk membangun integritas dalam memerangi tindak pidana korupsi.

Baca Juga: Ancam Bakar Balai Kota Jakarta, Wanita Berpakaian Serba Hitam Ngaku Bawa Surat untuk Anies Baswedan

“Karena kita tahu bahwa korupsi (Tipikor) itu adalah sebuah hambatan dalam mencapai tujuan pembangunan bangsa dan negara," kata Lili Pintauli Siregar dalam sebuah acara dialog 'Pemuda Anti Korupsi' untuk memperingati 2020 yang ditayangkan secara online via YouTube Channel SPAK Indonesia, sebagaimana melansir RRI, Rabu, 28 Oktober 2020.

Sementara dalam pandangan Lili, membangun negara tidak akan lepas dari peran pemuda dan pemudi.

Artinya, perjuangan para pemuda harus ditujukan untuk tanah air. Sikap ini menjadi penting untuk pemuda masa kini.

Baca Juga: Jadwal Lengkap Liga Champions Hari Ini: Juventus vs Barcelona hingga Man United vs RB Leipzig

“Sebagaimana diamanatkan dalam Pembukaan Undang-Undang Dasar 1945 alinea ke-4, perjuangan pemuda-pemudi Indonesia harus mengesampingkan semua perbedaan-perbedaan maupun semua ego sektoral.Hal itu perlu dilakukan agar komitmen untuk mencapai tujuan bersama bisa tercapai,” ungkapnya.

Lili menyebut, refleksi memperingati Sumpah Pemuda berarti perlu adanya kesamaan visi tanpa mengedepankan perbedaan.

Dalam konteks antikorupsi kata dia, korupsi merupakan penghambat pembangunan bangsa sehingga harus diberantas bersama-sama.

Baca Juga: Cara Rian D'Masiv Maknai Hari Sumpah Pemuda, Menyelamatkan 'Mutiara' Indonesia agar Jadi Orang Hebat

Memaknai hari Sumpah Pemuda juga dapat direfleksikan dalam upaya pemberantasan korupsi bahwa perlu ada tekad satu jua.

Para pemuda dan pemudi harus meningkatkan pengetahuan dan integritas terhadap pemberantasan korupsi.

Termasuk menurutnya, mereka harus mengenal tentang jenis-jenis korupsi, bagaimana cara menghindari, hingga bagaimana tindakan untuk memberantasnya.

Baca Juga: Jelang Juventus vs Barcelona di Liga Champions, Ronald Koeman Ingin Bisa Hadapi Cristiano Ronaldo

“Harus punya tekad untuk menyampingkan perbedaan dalam membentuk integritas sebagai identitas bangsa dan negara tentu saja secara nasional bersama sama kita melawan satu musuh bersama adalah korupsi," ungkap Lili.***

Editor: Amir Faisol

Sumber: RRI

Tags

Terkini

Terpopuler