RUU Cipta Kerja Resmi Disahkan, Airlangga Hartarto Bilang Ada Aturan Baru untuk Para Pekerja

- 6 Oktober 2020, 13:37 WIB
ILUSTRASI para pekerja Indonesia.*
ILUSTRASI para pekerja Indonesia.* /Dok. Warta Ekonomi/

 

PR BOGOR – Badan Legislasi (Baleg) DPR RI telah mengesahkan Undang-Undang Cipta Kerja atau Omnibus Law dalam rapat paripurna, Senin 5 Oktober 2020, kemarin.

Untuk diketahui, UU Cipta Kerja terdiri atas 15 bab dan 174 pasal.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto mengatakan ada tujuh poin yang diatur dalam UU Omnibus Law, diatur mengenai ketenagakerjaan hingga lingkungan hidup.

Baca Juga: Polisi Semakin Yakin Cai Changpan Masih Ada di Hutan Tenjo Bogor, Penduduk Melihatnya Salat di Saung

Dikatakan Airlangga, UU Cipta Kerja diperlukan untuk meningkatkan efektifitas birokrasi dan memperbanyak lapangan pekerjaan.

Salah satu dari tujuh poin yang ada di dalam UU tersebut salah satunya menyangkut jam kerja pekerja.

Ada aturan bagi pekerja yang kerjanya bisa lebih atau kurang dari 8 jam kerja.

Baca Juga: Ini Dia Top Go-To Merchant Baru ShopeePay yang Bermanfaat untuk Kamu!

“Melalui perubahan UU Cipta Kerja diatur juga waktu untuk pekerjaan khusus yang bisa kurang dari 8 jam per hari atau pekerjaan yang bisa lebih dari 8 jam per hari,” ujar Airlangga, sebagaimana dilansir Pikiranrakyat-bogor.com, Selasa 6 Oktober 2020.

Selain itu, Rencana Penggunaan Tenaga Kerja Asing (RPTKA) dalam UU Cipta Kerja hanya untuk TKA yang diperlukan saat kondisi darurat, vokasi, investor atau buyer, dan peneliti.

Selanjutnya, Ailangga mengatakan UU Cipta Kerja juga memberikan hak yang sama antara pekerja kontrak dan pekerja tetap.

Baca Juga: Lowongan Kerja Oktober 2020, PT Bhanda Ghara Reksa Buka 2 Posisi untuk Lulusan D3 dan S1

Para pekerja kontrak akan diberikan perlindungan sama dengan tenaga kerja tetap, yang sebelumnya pada UU Ketenagakerjaan No 13 Tahun 2003 pada Pasal 59 Ayat 1, tidak ada perlindungan bagi pekerja kontrak atau Perjanjian Kerja Waktu Tertentu (PKWT).

“Nah, di dalam UU Cipta Kerja, pekerja kontrak diberikan hak yang sama dengan para pekerja tetap seperti upah dan jaminan sosial,” ujarnya. ***

Editor: Yuni

Sumber: Warta Ekonomi


Tags

Artikel Pilihan

Terkait

Terkini

Terpopuler

Kabar Daerah