Wapres Ma'ruf Amin Tak Ikut Suntik Vaksin Covid-19 Bareng Jokowi? Ternyata Begini Alasannya

- 6 Januari 2021, 18:52 WIB
Wakil Presiden Indonesia, Ma'aruf Amin.
Wakil Presiden Indonesia, Ma'aruf Amin. /Instagram.com/@kyai_marufamin

PR BOGOR - Rencana vaksinasi ke orang pertama penerima vaksin Covid-19 di Indonesia, yakni Presiden Joko Widodo (Jokowi) akan disiarkan secara langsung melalui media.

Rencana vaksinasi dijadwalkan akan dimulai pada Rabu, 13 Januari 2021.

"Iya (disiarkan langsung). Agar masyarakat bisa lihat langsung memberikan semangat bisa dilanjutkan ke daerah-daerah juga ikut. Minimal provinsi kota-kota besar juga ikut melanjutkan," kata Kepala Sekretariat Presiden, Heru Budi Hartono, Selasa 5 Januari 2021 kemarin.

Baca Juga: Tegas PTM Kota Bogor Ditunda, Bima Arya: Nyawa Generasi Masa Depan Bukan untuk Eksperimen

Sementara, dikabarkan bahwa Wakil Presiden (Wapres) Ma'aruf Amin tidak akan mengikuti vaksinasi Covid-19 bersama Presiden Jokowi.

Juru Bicara Wapres, Masduki Baidlowi mengatakan ada sejumlah kriteria yang diperbolehkan untuk mendapat vaksin pada tahap pertama tersebut.

Masduki mengatakan alasan wapres tidak ikut divaksin karena faktor usia.

Baca Juga: Duduki Angka Kematian Covid-19 Tertinggi, Bupati Garut Imbau Warganya Patuhi Protokol Kesehatan

"Karena Pak Wapres berusia di atas 60 tahun, jadi beliau tidak memungkinkan untuk divaksin dengan vaksin yang ada sekarang, yang Sinovac itu," terang Masduki, Rabu 6 Januari 2021.

Meski begitu, kemungkinan rencananya Wapres Ma'ruf akan mendapat vaksin Pfizer. Itu pun jika vaksin tersebut sesuai dengan kriteria usia dan kondisi kesehatannya.

“Iya yang itu (Pfizer). Yak an banyak mereklah yang dikirim, yang diikhtiarkan pemerintah Indonesia yang datang setelah Sinovac itu, dan itu setelah dilakukan uji klinis terhadap orang-orang di atas umur 58 ya bisa gitu,” ujarnya.

Baca Juga: Akses Link Live Streaming Ikatan Cinta Rabu, 6 Januari 2021: Kenapa Andin Marah? Ada Apa Lagi?

Kabarnya, vaksin Pfizer sendiri baru akan tiba di tanah air pada kuartal III 2021.

Sebagai informasi, dalam uji klinis, vaksin Sinovac Covid-19 ini diberikan pada relawan-relawan yang berusia 19 hingga 56 tahun.

Hal ini sudah sesuai dengan rekomendasi dari Perhimpunan Dokter Spesialis Penyakit Dalam Indonesia (PAPDI).***

Editor: Yuni

Sumber: PMJ News


Tags

Artikel Pilihan

Terkait

Terkini

Terpopuler

Kabar Daerah