Israel Penjajah Diserang Rudal Iran, Joe Biden: Sorry Ye, Kita Enggak Mau Ikut-ikutan

- 14 April 2024, 18:00 WIB
Rudal yang diluncurkan Iran ke Israel pada 14 April 2024.
Rudal yang diluncurkan Iran ke Israel pada 14 April 2024. /Foto: Reuters/Ronen Zvulun/

PEMBRITA BOGOR - Amerika Serikat melalui pernyataan presidennya, Joe Biden menolak dengan tegas untuk ikut campur dalam serangan Iran ke Israel penjajah pada Minggu, 14 April 2024.

Dikutip dari ANTARA dari seorang pejabat di Washington D.C., Biden menyatakan bahwa ia menolak membantu sekutunya yaitu Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu. Ia berkata pasukan AS tidak akan terlibat dalam operasi balasan terhadap Iran.

Serangan yang dilakukan oleh Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) ke Israel pada Sabtu malam sebagai respons terhadap serangan Israel terhadap gedung konsulat di Damaskus pada 1 April 2024 lalu, menandai eskalasi ketegangan antara kedua negara.

Menurut laporan New York Times yang mengutip pejabat Israel, Iran meluncurkan serangan dengan melibatkan puluhan drone dan ratusan rudal.

Namun, Israel mengklaim berhasil mencegat sebagian besar serangan tersebut dan siap untuk memberikan respons yang tegas.

Presiden Biden menyatakan bahwa AS membantu Israel dalam menangkal sebagian besar serangan yang diluncurkan oleh Iran.

Meskipun demikian, Iran menegaskan bahwa tindakan mereka merupakan bentuk pembelaan diri sesuai dengan hukum internasional.

Iran: Kami Menyerang Israel Sesuai Aturan Piagam PBB

Situasi pasca serangan Iran ke Israel.
Situasi pasca serangan Iran ke Israel. /Foto: Firas Makdesi/REUTERS

Dalam sebuah pernyataan resmi, Angkatan Bersenjata Republik Islam Iran menegaskan bahwa tindakan mereka merupakan respons terhadap agresi militer Israel yang telah menyebabkan korban jiwa di pihak mereka.

Halaman:

Editor: Muhammad Rizky Suryana


Tags

Artikel Pilihan

Terkait

Terkini

Terpopuler

Kabar Daerah