Menyusup di Tengah Aksi Buruh, Polda Metro Jaya Amankan 22 Orang Anarko

- 2 Mei 2021, 13:30 WIB
Polda Metro Jaya amankan puluhan anarko yang menuyusup di tengah kerumunan aksi demonstrasi hari buruh atau May Day.
Polda Metro Jaya amankan puluhan anarko yang menuyusup di tengah kerumunan aksi demonstrasi hari buruh atau May Day. /ANTARA/Fianda SR

PR BOGOR – Aksi buruh pada peringatan Hari Buruh Internasional atau May Day, hampir diwarnai hal yang tidak diinginkan.

Pasalnya, Polda Metro Jaya telah mengamankan sejumlah orang yang diduga kelompok anarko yang menyusup ke dalam aksi buruh saat demonstrasi May Day.

Tepatnya 22 orang berhasil diamankan oleh kepolisian saat aksi demonstrasi hari buruh atau May Day kemarin, Sabtu 1 Mei 2021.

Baca Juga: Hari Pendidikan Nasional 2021, Ini Pesan Nadiem Makarim

Hal tersebut diungkapkan oleh Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Yusri Yunus.

“Setelah didalami memang ada yang dari kelompok anarko,” ujar Yusri sebagaimana dikutip PRBogor.com dari PMJ News.

Kepolisian telah mendata 22 anarko yang diamankan dan saat ini sudah dipulangkan.

“Jadi kita data, kita edukasi, lalu kita pulangkan,” ujar Yusri.

Baca Juga: Putri Delina Blak-blakan Ada Perubahan dari Sule Sejak Nikahi Nathalie Holscher

Ia mengatakan kelompok anarko yang diamankan bukan bagian dari kelompok buruh yang sedang menyelenggarakan aksi.

Yusri mengatakan, 22 orang tersebut sudah ada niatan untuk menyusup ke dalam barisan aksi buruh dan membuat kerusuhan.

Sebagai langkah pencegahan, kepolisian langsung mengamankan 22 orang anarko sebelum melancarkan aksinya.

Baca Juga: Airlangga Hartarto Terima Audiensi dari ICRC, Akui Ada Potensi Kerjasama dalam Program Vaksinasi Gotong Royong

“Ini kan baru langkah preventif. Jadi belum terjadi,” kata Yusri.

Ia mengetahui kalau 22 orang tersebut adalah anarko karena dibuktikan dengan isi chat dari para anarko.

“Jadi mereka itu bukan buruh, tapi mau bergabung dan ada niatan dari chat itu,” ucap Yusri.

Hal tersebut juga dikonfirmasi oleh kelompok buruh yang sedang aksi.

Baca Juga: Hari Pendidikan Nasional, Puan Maharani Minta Kemendikbud Ristek Cari Penyebab Anak Putus Sekolah saat Pandemi

Dari pihak juga mengatakan bahwa 22 orang itu bukan dari bagian kelompok mereka.

“Pihak dari buruh pun menyatakan itu bukan kelompok kami pak. Tapi dia mau masuk ke dalam situ yang biasanya akhirnya itu rusuh,” ujar Yusri.

Yusri mengatakan para anarko nantinya akan menyusup ke dalam barisan aksi dan melakukan kericuhan satu diantaranya adalah lempar-lemparan.

“Yang biasanya lempar-lemparan, itu bukan buruh, tapi penyusup. Maka sebelum dimulainya demo sudah kita amankan,” kata Yusri.

Baca Juga: Mobilitas Tinggi di Tengah Aturan Ganjil Genap Akhir Pekan, Bima Arya Masih Punya Rencana Lain

Namun ketika aksi buruh ingin dimulai, pihak buruh langsung mengatakan mereka bukanlah bagian dari mereka.

“Dia itu sudah di dalam, tapi orang buruh bilang itu bukan dari kita, maka kita amankan. Hal itu bentuk preventif kita,” tutur Yusri.***

Editor: Fitri Nursaniyah

Sumber: PMJ News


Tags

Artikel Pilihan

Terkait

Terkini

Terpopuler

Kabar Daerah

x