Jasa Marga: 961 Ribu Kendaraan Padati Tol Jabodetabek Selama Arus Balik Lebaran 2024

- 15 April 2024, 13:00 WIB
Antrean kendaraan terjadi di Gerbang Tol Cikampek Utama I.
Antrean kendaraan terjadi di Gerbang Tol Cikampek Utama I. /Foto: Pikiran Rakyat/Hilmi Abdul Halim/

PEMBRITA BOGOR - Ada lonjakan jumlah kendaraan yang kembali ke wilayah Jabodetabek pada periode H1 hingga H+3 Lebaran 2024. Menurut Kepala Departemen Komunikasi Pemasaran Jasa Marga Faiza Riani, sebanyak 961.852 kendaraan melintasi jalan tol dalam rentang waktu Rabu hingga Minggu (10-14 April 2024).

Riani berujar bahwa angka tersebut merupakan akumulasi arus lalu lintas dari empat gerbang tol utama.

Peningkatan volume kendaraan tersebut mencapai 41,03 persen dibandingkan dengan kondisi normal, yang mencatat 681.996 kendaraan.

Namun, terjadi penurunan sebesar 3,1 persen dibandingkan dengan periode Lebaran tahun sebelumnya yang mencapai total 992.223 kendaraan.

Distribusi lalu lintas kembali ke wilayah Jabodetabek terjadi dari tiga arah utama, dengan mayoritas kendaraan berasal dari arah timur, yaitu sebanyak 520.043 kendaraan atau 54,1 persen.

Riani juga menyoroti peningkatan jumlah kendaraan yang kembali dari arah Trans-Jawa dan Bandung. Melalui GT Cikampek Utama, tercatat sebanyak 294.305 kendaraan, meningkat hingga 118,4 persen dari kondisi normal.

Sedangkan melalui GT Kalihurip Utama, jumlah kendaraan mencapai 225.738 unit, meningkat 45,7 persen dari hari normal.

Total kendaraan yang kembali dari arah Trans-Jawa dan Bandung melalui kedua GT tersebut mencapai 520.043 kendaraan, meningkat sebesar 79,5 persen dari kondisi normal.

Kendaraan Arah Merak dan Puncak Padati Arus Balik Lebaran 2024

Kendaraan arus balik arah Jakarta terjebak kemacetan di GT Cikampek Utama, Karawang, Jawa Barat, Minggu (14/4/2024).
Kendaraan arus balik arah Jakarta terjebak kemacetan di GT Cikampek Utama, Karawang, Jawa Barat, Minggu (14/4/2024). /Foto: ANTARA/Akbar Nugroho Gumay

Halaman:

Editor: Muhammad Rizky Suryana


Tags

Artikel Pilihan

Terkait

Terkini

Terpopuler

Kabar Daerah