Polda Banten Tolak Pakai Contraflow di Tol Merak Selama Mudik Lebaran 2024, Kenapa?

- 9 April 2024, 13:00 WIB
Gerbang Tol Merak.
Gerbang Tol Merak. /Foto: dok. Astra Toll Road Tangerang Merak/

PEMBRITA BOGOR - Polda Banten memutuskan untuk tidak memakai skema rekayasa lalu lintas contraflow di Tol Tangerang-Merak selama mudik Lebaran 2024.

Menurut Kepala Polda Banten, Inspektur Jenderal Polisi Abdul Karim, keputusan ini didasarkan pada kebutuhan untuk menjaga ritme kendaraan yang naik agar sejalan dengan perputaran kapal di Pelabuhan Merak.

Abdul pada Senin, 8 April 2024 menyatakan, "Kalau contraflow, lebih cepat kendaraan itu sampai ke Merak, tapi jadinya cepat juga menumpuk padat antreannya."

Sebagai gantinya, Polda Banten menggunakan delay system atau sistem buka-tutup ruas jalan untuk mengendalikan arus kendaraan pemudik.

Menurut Direktur Lalu Lintas Polda Banten, Komisaris Besar Polisi Leganek Mawardi, durasi pelaksanaan sistem buka-tutup jalan biasanya antara 20 sampai 30 menit, tergantung pada situasi di Pelabuhan Merak.

Leganek menjelaskan bahwa keputusan ini juga dipengaruhi oleh kebutuhan untuk menjaga arus kendaraan yang mengarah ke Jakarta agar tetap terbuka. 

"Kalau itu dibuat contraflow, menjadi hambatan besar di sini nanti," ujarnya.

Mengapa Contraflow Berbahaya bagi Pemudik?

Ilustrasi - Sejumlah kendaraan roda empat melaju di ruas jalan Tol Dalam Kota ketika diberlakukan contraflow atau lawan arus di kawasan Semanggi, Jakarta, Kamis 22 Februari 2024.
Ilustrasi - Sejumlah kendaraan roda empat melaju di ruas jalan Tol Dalam Kota ketika diberlakukan contraflow atau lawan arus di kawasan Semanggi, Jakarta, Kamis 22 Februari 2024. /Foto: ANTARA FOTO/Galih Pradipta

Dikutip dari ANTARA, menurut Training Director Jakarta Defensive Driving Consulting (JDDC) Jusri Pulubuhu, jalur contraflow memiliki risiko kecelakaan yang lebih besar dari jalur normal. 

Halaman:

Editor: Muhammad Rizky Suryana


Tags

Artikel Pilihan

Terkait

Terkini

Terpopuler

Kabar Daerah