Masih Ingat Balita Obesitas Asal Bekasi? Ternyata Kenzie Punya Kelainan Genetik

- 3 Maret 2023, 16:57 WIB
Kenzi balita asal Bekasi yang mengalami obesitas.
Kenzi balita asal Bekasi yang mengalami obesitas. /ANTARA/Pradita Kurniawan Syah

PEMBRITA BOGOR - Balita 16 bulan bernama Kenzie asal Tarumajaya, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, sempat viral di media sosial karena memiliki berat badan (BB) 27 kilogram. Tentu ini bukan hal normal bagi anak seusianya.

Rupanya, setelah dilakukan observasi terhadap Kenzie oleh tim bedah RSCM, diketahui balita obesitas ini mengidap kelainan genetik. Kelainan ini lah yang menjadikan berat badannya tidak normal.

Menurut Direktur RSCM Jakarta, Lies Dina Liastuti, kasus yang menimpa Kenzie ini terbilang sangat langka.

Baca Juga: Viral Balita Obesitas di Bekasi, Menkes Budi Minta Kenzi Dirawat Pakai BPJS

"Bukan karena pola makan (obesitasnya) tapi karena masalah faktor genetika, dan itu nggak banyak kasusnya," kata dia.

Sementara itu, meski hasil observasi menyatakan bahwa Kenzie memiliki kelainan genetik, Wakil Menteri Kesehatan (Wamenkes) RI, Dante Saksono Harubuwuno mengatakan belum ada keputusan apakah balita ini akan ditindak lanjut dengan cara dibedah.

"Kasus obesitas sudah ditangani dengan baik, itu sebabnya adalah kelainan genetik. Kami akan melakukan evaluasi apakah perlu melakukan tindakan bedah," katanya melansir ANTARA, Jumat, 3 Maret 2023.

Baca Juga: Penyanderaan Balita di Depok, Pelaku Ternyata Ayah Korban

Kata Wamenkes, bedah pasien obestitas bisa dilakukan dengan cara memendekkan panjang usus pasien. Jadi serapan makanan ke tubuh akan lebih sedikit dibanding sebelumnya.

Mengingat Kenzie masih berusia 16 bulan, tim bedah RSCM yang terdiri lebih dari 10 dokter itu masih melakukan observasi untuk penanganan lebih lanjut.

Dokter yang terlibat di antaranya ada dokter spesialis dan dokter subspesialis dari beberapa divisi seperti dokter anak, dokter ginjal, dokter gizi, dan dokter dari divisi penyakit langka.

Baca Juga: Dari Isi Wasiat Ini Terungkap Alasan Ibu yang Diduga Habisi 2 Balita Lalu Bunuh Diri di Cipatat KBB

Menurut Wamenkes, selain tindakan bedah, ada pendekatan lain yang bisa dilakukan pada Kenzie, yaitu dengan terapi diet.

"Pendekatannya lainnya dapat dilakukan dengan terapi diet. Terapi bedah bila diperlukan, kami sedang evaluasi apakah cukup umur untuk melakukan tindakan bedan dan edukasi setelah perkembangan," katanya.

Pengobatan Kenzie menjadi salah satu prioritas usai disorot oleh Menteri Kesehatan. Pengobatan balita ini juga difasilitasi anggaran Penerima Bantuan Iuran (PBI) BPJS Kesehatan selama proses pemulihan obesitas.

Baca Juga: Sadis! Balita di Makassar Dianiaya Pacar Ibu Kandungnya, Sudah Dipukuli Lalu Digigit

Dapatkan update berita pilihan tentang Bogor, Jawa Barat, nasional, dan breaking news setiap hari dari https://bogor.pikiran-rakyat.com. Caranya klik link https://gnews/prbogor kemudian klik tombol ikuti. Setelahnya, Anda bisa mengetahui informasi terbaru.***

Editor: Citra Nuraini

Sumber: ANTARA


Tags

Artikel Pilihan

Terkait

Terkini

Terpopuler

Kabar Daerah

x