Fakta Kebun Raya Bogor, Berusia Dua Abad dan Diajukan Jadi Warisan Dunia

- 22 November 2019, 15:55 WIB
Kebun Raya Bogor.*/ISTIMEWA

BOGOR, (PR).- Menjadi salah satu icon dari Kota Bogor, Kebun Raya Bogor selalu menjadi daya tarik bagi para wisatawan yang sengaja berkunjung ke kota dengan julukan Kota Hujan ini. Banyaknya tanaman serta tumbuhan membuat pengunjung bisa sekadar melepas penat usai menjalani rutinitas harian yang menyita pikiran.

Luasnya yang mencapai 87 hektar membuat para wisatawan harus bisa memanfaatkan waktu yang ada saat berkunjung ke Kabun Raya Bogor. Meski cukup luas, disana sudah terdapat penyewaan sepeda untuk bisa berkeliling atau juga bisa menggunakan kendaraan pribadi.

Namun tahukah anda bahwa Kebun Raya Bogor menjadi salah satu kebun raya tertua di seluruh dunia?. Melansir dari Mongabay Indonesia, berikut ini beberapa fakta menarik dari Kebun Raya Bogor:

1. Berusia lebih dari 200 tahun

Kebun Raya Bogor hingga saat ini telah berusia lebih dari 2 abad atau tepatnya 202 tahun. Hal ini berdasarkan waktu pembangunannya yang dimulai pada 18 Mei 1817 yang dibangun oleh Gubernur Jenderal Belanda, Godert Alexander Gerard Philip van der Capellen. Saat itu pembangunannya juga dipimpin aspar Georg Karl Reinwardt, dibantu oleh James Hooper dan W. Kent dan diberi nama Lands Plantentuin te Buitenzorg.

2. Diprediksi sudah ada sejak tahun 1500-an

Dalam prasasti batu tulis, hutan Samidha dipercaya sebagai cikal bakal dari adanya Kebun Raya Bogor. Atas hal inilah tengah dilakukan penelitian mengenai kemungkinan Kebun Raya Bogor menjadi yang tertua di dunia. Karena hutan Samidha sudah ada sejak tahun 1500-an.

3. Miliki lebih dari 15000 pohon dan tumbuhan

Kebun Raya Bogor mempunyai koleksi tanaman yang cukup komplit, yaitu 213 famili, 1202 genus, 3156 spesies, dan 12.141 spesimen tumbuhan. Kebun Raya Bogor juga menjadi pusat penelitian untuk perkembangan ilmu pengetahuan mengingat begitu komplitnya tumbuhan dan tanaman yang ada.

Halaman:

Editor: Abdul Muhaemin

Komentar

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

Pikiran Rakyat Media Network

X