Batas Usia Cagub Cawagub Diubah Jadi 30 Tahun, NasDem: Ada yang Akal-akalin Aturan supaya Bisa Daftar

- 30 Mei 2024, 17:00 WIB
Ketua DPP Partai NasDem Sugeng Suparwoto komentari soal batas usia cagub cawagub di Pilkada 2024.
Ketua DPP Partai NasDem Sugeng Suparwoto komentari soal batas usia cagub cawagub di Pilkada 2024. /Foto: Andri/dpr.go.id

PEMBRITA BOGOR - Putusan Mahkamah Agung (MA) yang mengabulkan permohonan Partai Garuda terkait batas usia calon kepala daerah dan wakilnya minimal 30 tahun menimbulkan beragam tanggapan dari berbagai pihak. Salah satunya Partai NasDem.

Ketua DPP Partai NasDem, Sugeng Suparwoto, menyoroti pentingnya pengalaman dalam proses elektoral sebagai salah satu parameter kualitatif bagi calon kepala daerah.

Meskipun mengakui bahwa kematangan seseorang tidak hanya tergantung pada usia, Sugeng menekankan perlunya pengalaman politik sebagai aspek penting.

Menurut Sugeng, di dunia politik, selain terdapat aspek normatif seperti undang-undang dan ketentuan konstitusi, juga terdapat aspek kepantasan dan ukuran-ukuran kualitatif yang tidak boleh diabaikan.

Ia menegaskan bahwa pemegang jabatan strategis seharusnya tidak mencari cara-cara untuk mengakali aturan demi kepentingan tertentu dalam pemilihan kepala daerah.

Sugeng menekankan pentingnya menjaga integritas dalam proses politik, "Menurut kami, enggak usahlah saling 'mengakali' aturan, supaya ada orang tertentu bisa mencalonkan. Celaka kalau kayak gitu," ungkapnya.

Batas Usia Calon Kepala Daerah Diubah

Putusan MA yang mengubah aturan batas usia calon kepala daerah menjadi 30 tahun saat pelantikan tidak hanya mendapat tanggapan dari politisi, tetapi juga menimbulkan pembahasan tentang konstitusi dan hukum yang lebih tinggi.

Dalam putusannya, MA menyatakan bahwa aturan tersebut bertentangan dengan peraturan perundang-undangan yang lebih tinggi, yaitu UU Nomor 10 tahun 2016. Putusan tersebut menjadi poin penting dalam perdebatan mengenai hierarki norma hukum di Indonesia.

Selain itu, perubahan aturan tersebut juga mempengaruhi proses pemilihan kepala daerah di tingkat kabupaten/kota maupun provinsi.

Halaman:

Editor: Muhammad Rizky Suryana


Tags

Artikel Pilihan

Terkait

Terkini

Terpopuler

Kabar Daerah