Lebaran Usai, Anies Baswedan Waspadai Munculnya Gelombang Kedua COVID-19 di Jakarta

- 26 Mei 2020, 14:38 WIB
TANGKAPAN layar Siaran Langsung Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menjelaskan grafik kasus COVID-19 lewat kanal YouTube DKI Jakarta, Selasa 19 Mei 2020.*

PIKIRAN RAKYAT BOGOR - Perayaan Hari Raya Idul Fitri 1441 H kini telah usai, namun kini persoalan serius menghantui sejumlah wilayah, salah satunya DKI Jakarta.

Mewaspadai terjadinya gelombang kedua COVID-19 di DKI Jakarta, Anies Baswedan menegaskan pihaknya kini telah melakukan pengetatan di sejumlah jalur masuk menuju Jakarta dilakukan dari segala penjuru.

Pengetatan ke luar-masuk wilayah Provinsi DKI Jakarta di masa perpanjangan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) ini dilakukan untuk mencegah munculnya gelombang baru penularan COVID-19.

Baca Juga: Kabar Baik, Sudah Empat Hari Kota Sukabumi Catat Tak Ada Penambahan Kasus Virus Corona

"Kita tidak ingin kerja keras kita batal karena muncul gelombang baru penularan COVID-19," jelas Anies dalam konferensi video yang diselenggarakan Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 di Kantor Graha Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Jakarta, Senin 25 Mei 2020.

Pengetatan yang dimaksud yakni memberlakukan surat izin-ke luar masuk (SIKM) wilayah Jakarta.

Tujuannya adalah untuk mencegah terjadinya pertambahan kasus baru COVID-19 di Jakarta, terutama dalam mengantisipasi arus mudik dan arus balik.

Baca Juga: Tiongkok Segera Terapkan UU Keamanan Baru, Donald Trump Layangkan Protes Keras

"Sekarang kita berhadapan dengan situasi yang cukup unik di masa akhir dari perpanjangan PSBB ini bersamaan dengan mudik dan musim arus balik (mudik lebaran, red).

Halaman:

Editor: Miftah Hadi Sopyan


Tags

Komentar

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

Pikiran Rakyat Media Network

X