Angka Reproduksi Efektif Virus di Bawah 1,0, Bappenas Menilai Jakarta Siap Terapkan Pelonggaran PSBB

- 22 Mei 2020, 18:36 WIB
Menteri PPN/Kepala Bappenas Suharso Monoarfa menyampaikan keterangan pers di Jakarta, Selasa 25 Februari 2020.*

PIKIRAN RAKYAT BOGOR - Hingga saat ini, penularan wabah virus corona di Indonesia masih terus terjadi seiring dengan terus bertambahnya jumlah kasus setiap harinya.

Namun, di tengah masih merebaknya penyebaran virus corona tersebut, muncul wacana diterapkannya pelonggaran PSBB.

Suharso Monoarfa selaku Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) menyatakan Provinsi DKI Jakarta dinilai paling siap dalam menerapkan pelonggaran atau penyesuaian kebijakan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB).

Baca Juga: Jumlah kasus COVID-19 di Indonesia Melonjak, 22 Mei 2020: Pasien Positif 20.796 Orang

Pernyataan tersebut disampaikan Suharso pada telekonferensi mengenai protokol masyarakat pada saat penyesuaian pembatasan sosial di Jakarta pada Kamis, 21 Mei 2020.

Dikutip dari Antara oleh Pikiranrakyat-Depok.com, dia menyatakan, indikator yang digunakan untuk menilai suatu wilayah bisa dilakukan penyesuaian PSBB antara lain tingkat pertumbuhan virus, tingkat kesiapan sistem kesehatan publik, dan kapasitas tes.

Hal tersebut merujuk pada ketentuan yang disyaratkan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), yaitu tingkat penyebaran virus diukur dari angka reproduksi efektif (Rt) virus yang harus di bawah 1,0.

Baca Juga: Ini Fakta Sebenarnya Kabar Pernyataan WHO yang Menyebut Pria Berpenis Besar Rentan Terinfeksi Corona

Rt di atas 1,0 menunjukkan adanya pertumbuhan kasus COVID-19, sementara Rt kurang dari 1,0 menandakan terjadinya penurunan kasus.

Halaman:

Editor: Miftah Hadi Sopyan


Tags

Komentar

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

Pikiran Rakyat Media Network

X