Kepastian Belum Diputuskan, Pihak Penyelenggara Minta Ibadah Haji Tahun ini agar Ditangguhkan

- 19 Mei 2020, 17:08 WIB
ILUSTRASI haji dan umrah.* /pixabay

PIKIRAN RAKYAT BOGOR - Sejauh ini, nasib penyelenggaraan ibadah haji masih belum diputuskan baik dari Pemerintah Arab Saudi maupun Pemerintah Indonesia.

Belum adanya kepastian yang jelas membuat Forum Komunikasi dan Silaturahmi Penyelenggara Umrah dan Haji (FKS Patuh) Jawa Barat (Jabar) meminta agar ibadah haji khusus (plus) ditangguhkan untuk tahun ini.

Hal tersebut bukan tanpa alasan, sebab belum adanya keputusan yang pasti akan meningkatkan risiko yang harus ditanggung pihak Penyelenggara Ibadah Haji Khusus (PIHK) dan jemaah calon haji khusus sangat besar.

Baca Juga: NHS Ungkap Fakta Baru, 20 Persen Pasien corona Terinfeksi saat Jalani Perawatan Penyakit Lain

"Lebih baik penyelenggaraan haji plus atau haji khusus pada tahun ini ditangguhkan saja. Terlalu banyak risiko kalau haki plus tetap diberangkatkan ke tanah suci," ujar Ketua FJS Patuh Jabar, Wawan Ridwan Misbach di kantor Qiblat Tour, Selasa 19 Mei 2020.

Wawan menjelaskan bahwa Indonesia bisa meniru Singapura yang membatalkan ibadah hajinya dengan tidak memberatkan jemaah calon ke tanah suci.

"Untuk Indonesia ada dua jenis haji yakni haji reguler dan haji plus. Kalau untuk haji reguler masih bisa dipertimbangkan untuk diberangkatkan ke tanah suci," tutur dia.

Baca Juga: Obat Kumur Diklaim Para Ilmuwan Mampu Mengurangi Risiko Terinfeksi COVID-19, Simak Penjelasannya

Kemudian untuk haji reguler, Wawan menyebutkan semua risikonya ditanggung oleh pemerintah sehingga bisa diberangkatkan saat pandemi COVID-19 ini.

Halaman:

Editor: Miftah Hadi Sopyan


Tags

Komentar

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

Pikiran Rakyat Media Network

X