Pj Bupati Bogor Cek Rumah Rusak Akibat Ledakan Gudang Peluru, 324 Warga Ciangsana Kini Mengungsi

- 31 Maret 2024, 16:00 WIB
Penjabat Bupati Bogor Asmawa Tosepu di Desa Ciangsana, Gunung Putri, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Minggu (31/3/2024).
Penjabat Bupati Bogor Asmawa Tosepu di Desa Ciangsana, Gunung Putri, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Minggu (31/3/2024). /Foto: ANTARA/M. Fikri Setiawan

PEMBRITA BOGOR - Asmawa Tosepu memulai proses asesmen terhadap rumah-rumah yang rusak akibat ledakan Gudang Amunisi Daerah (Gudmurah) Kodam Jaya di Desa Ciangsana, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.

Menurut pria yang menjabat sebagai Pj Bupati Bogor ini, proses asesmen dilakukan untuk menentukan tingkat kedaruratan dan langkah-langkah penanganan yang tepat.

Asmawa menyatakan, "Informasinya ada yang kaca pecah, pintu tergeser, plafon retak, atap bolong, ini perlu dilakukan asesmen untuk menentukan tingkat kedaruratan."

Sementara itu, Kepala Desa Ciangsana Udin Saputra mengungkapkan bahwa sebanyak 324 warga telah mengungsi.

Sebanyak tiga lokasi pengungsian juga akan disiapkan oleh pihak Kabupaten Bogor untuk warga Ciangsana yang terdampak ledakan.

Menurutnya, "Untuk tempat pengungsian yang di gereja dan masjid sekarang sudah sepi karena mereka lanjut mengungsi mandiri."

TNI Ingatkan Warga Ciangsana Tidak Ambil Peluru di Kompleks Permukiman

Selongsong peluru terbang ke dalam perumahan sekitar lokasi ledakan.
Selongsong peluru terbang ke dalam perumahan sekitar lokasi ledakan. /Info Cluster Bellwood

Pangdam Jaya Mayjen TNI Mohamad Hasan juga mengingatkan masyarakat untuk tidak mengambil peluru yang terpental dari gudang ke kompleks permukiman di sekitar lokasi ledakan. Hasan juga mengonfirmasi bahwa tidak ada korban jiwa atau luka dalam insiden tersebut.

Sebanyak 65 ton peluru yang telah kedaluwarsa terdampak kebakaran Gudang Amunisi Daerah Kodam Jaya, demikian keterangan dari Jenderal TNI Agus Subiyanto.

Halaman:

Editor: Muhammad Rizky Suryana


Tags

Artikel Pilihan

Terkait

Terkini

Terpopuler

Kabar Daerah