Dari Zaman Belanda, Bogor Sering Dijadikan Tempat Melepas Kesumpekan

- 22 November 2019, 13:51 WIB
Gambaran Istana Bogor Zaman Dulu.*/ISTIMEWA

BOGOR, (PR).- Bogor masih menjadi salah satu tempat favorit bagi para wisatawan asal Jakarta dan kota metropolitan lainnya di sekitar Bogor. Kesejukan serta dikelilingi leh gunung dan hutan yang asri membuat wilayah Bogor sangat cocok untuk dijadikan sebagai destinasi akhir pekan usai berkutat dengan aktivitas kerjaan dan hiruk pikuk perkotaan.

Rupanya dipilihnya Bogor sebagai destinasi wisata akhir pekan untuk mencari ketenangan telah berlangsung sejak zaman kolonial Belanda. Hal ini didasari dengan sejarah panjang penamaan Kota Bogor yang pernah disebut sebagai Buitenzorg. Artinya adalah Kota Tanpa Kecemasan atau Rasa Risau.

Pada saat Belanda menduduki Indonesia, Batavia atau sekarang menjadi Jakarta memang menjadi pusat pemerintahan Belanda. Kesumpekan di Batavia membuat Gubernur Jenderal Baron van Imhoff pada 1744 melakukan perjalanan dari Batavia menuju arah selatan. Ditengeh perjalanan ini, sang jenderal terpesona dengan suguhan keindahan alam yang ditawarkan oleh Kota Bogor.

Kenapa Bogor Dijuluki Kota Hujan? Ini Penjelasannya

Karena hal tersebut, Baron van Imhoff memerintahkan untuk membangun gedung peristirahatan yang diperuntukan bagi para petinggi Belanda. Bangunan yang didirikan salah satunya adalah Istana Bogor yang saat ini menjadi tempat berisitirahat Presiden Indonesia.

Setelah dibangunnya Istana Bogor bagi para petinggi Belanda, Buitenzorg atau Bogor lebih sering dikunjungi oleh orang kaya Belanda. Kawasan Puncak tentunya menjadi tujuan wajib untuk dikunjungi guna menyingkirkan sejenak kesumpekan Batavia.

Namun sayangnya saat ini, sebutan Buitenzorg atau Kota Tanpa Kecemasan mulai memudar bagi Kota Bogor. Meski kunjungan wisatawan tetap tinggi di akhir pekan, namun kemacetan serta polusi udara yang kian meningkat membuat orang yang berkunjung kesana harus mempunyai kesabaran ekstra. Pasalnya setiap akhir pekan, butuh waktu berjam-jam untuk bisa sampai ke daerah Puncak, Bogor.

 


Editor: Abdul Muhaemin

Artikel Terkait

Tags

Komentar

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

Pikiran Rakyat Media Network

X