Polisi Incar Pemilik PO Bus Jadi Tersangka Baru Kasus Kecelakaan Bus di Ciater

- 15 Mei 2024, 15:00 WIB
Mobil derek berusaha mengevakuasi bus yang terlibat kecelakaan di Desa Palasari, Kecamatan Ciater, Kabupaten Subang, Jawa Barat, Sabtu (11/5/2024).
Mobil derek berusaha mengevakuasi bus yang terlibat kecelakaan di Desa Palasari, Kecamatan Ciater, Kabupaten Subang, Jawa Barat, Sabtu (11/5/2024). /Foto: Raisan Al Farisi/ANTARA FOTO

PEMBRITA BOGOR - Sopir bus pariwisata yang mengangkut pelajar SMK Lingga Kencana dan mengalami kecelakaan di Subang telah ditetapkan sebagai tersangka. Namun, Lembaga Kajian Strategis Kepolisian Indonesia (Lemkapi) menyatakan adanya kemungkinan tersangka baru dalam kecelakaan tersebut.

Direktur Eksekutif Lemkapi Edi Hasibuan menyebut bahwa pemilik perusahaan bus bisa jadi tersangka baru dalam kasus ini.

"Polda Jawa Barat dapat mendalami adanya kelalaian pihak lainnya yakni pemilik perusahaan bus pariwisata untuk jadi tersangka," ungkap Edi, dilansir dari laman ANTARA.

Menurutnya, Polda Metro Jaya juga memiliki wewenang untuk menyelidiki kasus ini lebih lanjut.

Seiring berjalannya penyelidikan, Edi menyatakan bahwa jika ada bukti yang cukup kuat, maka pemilik perusahaan bus yang terlibat dalam kecelakaan itu dapat ditetapkan sebagai tersangka baru.

Saat ini, fokus penyelidikan tetap pada kemungkinan kelalaian yang dilakukan oleh pihak perusahaan bus.

Sopir Bus Rombongan SMK Lingga Kencana Depok Jadi Tersangka

Dalam perkembangan kasus, sopir bus pariwisata rombongan SMK Lingga Kencana Depok, bernama Sadira, telah ditetapkan sebagai tersangka dalam kecelakaan yang terjadi di daerah Ciater, Subang.

Penetapan status tersangka ini bukan tanpa alasan, tetapi didasarkan pada hasil pemeriksaan dan pengumpulan alat bukti yang cukup.

Pihak kepolisian telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) untuk menemukan bukti yang membuat sopir bus tersebut ditetapkan sebagai tersangka.

Halaman:

Editor: Muhammad Rizky Suryana


Tags

Artikel Pilihan

Terkait

Terkini

Terpopuler

Kabar Daerah