Israel Penjajah Serang Lagi Kamp Pengungsi, 210 Warga Palestina Tewas

- 9 Juni 2024, 10:00 WIB
Kondisi sekolah yang dikelola UNRWA yang dijadikan kamp pengungsi di Nuseirat Gaza usai di bombandir pasukan IDF Zionis Israel.
Kondisi sekolah yang dikelola UNRWA yang dijadikan kamp pengungsi di Nuseirat Gaza usai di bombandir pasukan IDF Zionis Israel. /Foto: Instagram @trtworld

PEMBRITA BOGOR - Gaza Tengah kembali menjadi saksi pembantaian keji yang dilakukan oleh militer Israel Penjajah. Dalam serangan terbaru di kamp pengungsi Nuseirat, sebanyak 210 warga Palestina tewas, dan lebih dari 400 orang mengalami luka-luka. Serangan ini mencakup serangan udara, darat, dan laut yang dilancarkan oleh militer Israel di Jalur Gaza pada Sabtu, 8 Juni 2024.

Lusinan serangan udara menghantam wilayah Gaza pada hari tersebut, dengan target utama di Deir el-Balah dan Nuseirat di Gaza tengah.

Selain itu, serangan juga menyasar rumah-rumah di sebelah barat kota Rafah di selatan dan beberapa wilayah di Kota Gaza di utara.

Kementerian Kesehatan di Gaza melaporkan bahwa sebagian besar korban tewas dan terluka yang dibawa ke Rumah Sakit Martir Al-Aqsa adalah anak-anak dan perempuan.

"Puluhan orang yang terluka tergeletak di tanah, dan tim medis berusaha menyelamatkan mereka dengan kemampuan medis dasar yang mereka miliki," kata seorang pejabat Kementerian Kesehatan Gaza, dikutip dari Al Jazeera pada Minggu, 9 Juni 2024.

Ia menambahkan bahwa Gaza mengalami kekurangan obat-obatan dan makanan, serta generator utama di sana telah berhenti berfungsi karena kekurangan bahan bakar.

Juru bicara Kementerian Kesehatan Gaza juga menyebutkan masih ada banyak mayat dan orang terluka yang berada di jalanan. Komunikasi yang terputus-putus di tengah pemboman intens membuat situasi semakin sulit.

Rumah Sakit Tidak Berfungsi di Gaza

Jurnalis Al Jazeera, Hind Khoudary juga melaporkan melalui panggilan telepon bahwa situasinya sangat tegang. Orang-orang di jalanan ketakutan dan tidak tahu ke mana harus berlindung.

“Ada ledakan yang terjadi setiap menit. Ambulans sedang memindahkan korban luka ke rumah sakit tempat kami terjebak. Terjadi kekacauan di dalam rumah sakit. Ada anak-anak di antara yang terluka,” kata Khoudary.

Halaman:

Editor: Muhammad Rizky Suryana


Tags

Artikel Pilihan

Terkait

Terkini

Terpopuler

Kabar Daerah