Imbas Lockdown Berkepanjangan, Konsumsi Merosot, Investasi Turun Tajam, Malaysia Diambang Resesi

- 14 Agustus 2020, 18:16 WIB
Malaysia akhirnya mengumumkan masuk jurang resesi menyusul Singapura, Filipina, dan Thailand. /

PR BOGOR - Malaysia mengumumkan data terbaru kinerja ekonomi negaranya yang masuk jurang resesi setelah Produk Domestik Bruto (PDB) berkontraksi kedua kalinya di kuartal II 2020.

Ekonomi tercatat -16,5 persen (QtQ) pada triwulan kedua 2020. Sedangkan pada kuartal I, ekonomi sebelumnya -2 persen.

Secara basis tahunan (YoY), ekonomi terkontraksi -17,1 persen. Namun di kuartal I, ekonomi masih positif 0,7 persen (tahunan).

Baca Juga: Bongkar Bahasa Tubuh Jokowi Saat Menyampaikan Pidato Kenegaraan, Pakar: Ada yang Tidak Sinkron

Resesi adalah penurunan aktivitas ekonomi secara signifikan yang berlangsung selama dua kuartal atau lebih dalam satu tahun. Dengan ini Malaysia masuk ke resesi teknikal.

Ini merupakan kontraksi ekonomi pertama sejak triwulan ketiga 2009 dan penurunan paling tajam sejak triwulan keempat tahun 1998.

Diberitakan di Galamedia.com, pengumuman ini juga di luar ekspektasi sebelumnya, di mana ekonomi diramal -10 persen.

Baca Juga: Anak Amien Rais Cekcok dengan Awak Kabin Lantaran Tak Mau Ditegur, Termasuk dengan Petinggi KPK

Lockdown guna mencegah Covid-19 menghancurkan ekonomi negara itu. Konsumsi rumah tangga merosot hingga 18,5 persen sementara investasi turun 28,9 persen.

Halaman:

Editor: Amir Faisol

Sumber: Galamedianews


Tags

Komentar

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

Pikiran Rakyat Media Network

X